Posts

Showing posts from March, 2020

WFH? Yuk, Ngoprek Santuy, Bersihkan Jok Mobil di Rumah

Image
Lagi Work from Home (WFH) yang kelihatannya masih berlanjut lama? Yuk, ngoprek santuy mobil kesayangan yang diparkir di garasi rumah. Coba lihat interior mobil, khususnya jok dan panel pintu mobil Anda. Kelihatan kotor ya, apalagi yang warna pelapis interiornya beige, gampang banget terlihat tuh. Untuk menghilangkan kotoran di interior jok yang berbahan vinyl, fabric, dan karpet bisa pakai STP Tuff Stuff. STP Tuff Stuff ini merupakan multipurpose foam yang diformulasikan khusus untuk mengangkat kotoran. Untuk penggunaan STP Tuff Stuff ini sangat mudah. Semprot di tempat kotor, diamkan satu menit supaya Smart & Active Foam dapat mengangkat kotoran ke permukaan. Setelah itu Anda tinggal mengelapnya menggunakan kain microfiber. Kotoran yang menempel di permukaan jok atau panel pintu akan hilang. Salah satu modifikasi interior yang kerap dilakukan pemilik mobil adalah dengan mengganti lapisan jok menggunakan material kulit atau sintetis. Alasan utama selain est

Hand Sanitizer dan Penggunaannya

Image
Di bawah ini adalah beberapa bahan untuk membuat hand sanitizer secara mandiri sesuai anjuran World Health Organization (WHO). Bahan-bahannya adalah ethanol 96 persen, gliserol 98 persen, hidrogen peroksida 3 persen, air steril atau aquades. Jika pembuatan hand sanitizer dan alkoholnya kurang dari 60 persen, maka itu tidak cukup untuk membunuh virus. Hand sanitizer yang tidak mengandung humektan juga berbahaya, karena akan menyebabkan kelembaban rendah. Atau ada juga bahan kimia yang seharusnya tidak digunakan seperti lysol atau bleaching agent. Jika kandungan tidak sesuai standar maka berakibat kulit tangan kering, iritasi, timbul efek gatal-gatal hingga terjadi reaksi alergi. Namun sebaliknya, produk yang baik itu harus berdasarkan protokol sesuai ketetapan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan. Hand sanitizer memang bisa digunakan untuk membantu mencegah penyebaran virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19, namun, penggunaan hand san

Pilihan Masker untuk Virus Corona

Image
Saat ini, menggunakan masker disarankan bagi orang yang bepergian untuk mengantisipasi penularan virus Corona. Virus ini terdapat pada percikan air liur orang yang sakit ketika ia bersin, batuk, atau bahkan saat berbicara. Penularan terjadi ketika percikan air liur terhirup orang lain yang ada di sekitar. Pilihan Masker untuk Virus Corona Jenis masker sangat beragam. Beberapa di antaranya hanya berguna untuk menangkal polusi tapi tidak bisa menangkal penularan virus Corona. Hingga saat ini, ada 2 jenis masker untuk virus Corona yang disarankan kepada masyarakat: Masker bedah Masker bedah atau surgical mask merupakan jenis masker sekali pakai yang mudah dijumpai dan sering digunakan tenaga medis saat bertugas. Masker bedah dapat dijadikan pilihan untuk mencegah penyebaran virus Corona karena memiliki lapisan yang mampu menghalau percikan air liur. Meski begitu, masker ini lebih efektif bila dikenakan oleh orang yang sedang sakit untuk mencegah penularan kuman ke orang lain,

Berhenti Menyentuh Wajah Untuk Melindungi Diri Dari Virus Corona, Mudah Tapi Sukar Dilaksanakan

Image
Wabah virus corona Wuhan telah menjadi kepanikan global. Semua orang di seluruh dunia pun mencari cara untuk melindungi diri dari virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Telah disampaikan pejabat kesehatan di seluruh dunia, masker wajah adalah hal yang sia-sia untuk mencegah penyebaran penyakit atau melindungi diri. Sebagai gantinya, ahli menyarankan untuk sering cuci tangan dengan sabun dan berhenti menyentuh hidung, mata, juga mulut. Penyebaran dan penularan infeksi virus corona atau Covid-19 diyakini bisa dihambat dengan menghindari kebiasaan menyentuh wajah. Terutama mata, hidung juga mulut. Tangan yang terkontaminasi bisa dengan mudah membawa virus dan menginfeksi tubuh melalui sentuhan tersebut. Berbicara tentang memegang wajah, sepertinya kebiasaan yang dianggap sepele ini sulit dihentikan. Kenapa demikian? Kecenderungan menyentuh wajah sendiri adalah kebiasaan yang sangat manusia. Menyentuh wajah sendiri tanpa sadar menandakan bahwa Anda sadar atas keberadaan diri.

Dashi, Kaldu Khas Jepang

Image
Berbeda dengan kaldu sup lainnya yang biasanya dibuat menggunakan rebusan dari daging, sayur, bumbu, dan rempah selama berjam-jam, dashi biasanya hanya dibuat menggunakan campuran dua bahan saja. Selain itu, waktu pembuatannya pun tak lama. Hanya sekitar 20 menit. Dashi memiliki rasa yang unik, kaya, dan umami. Biasanya dashi menjadi kaldu dasar untuk banyak masakan Jepang. seperti sup miso, saus celup, agedashi tofu, dan nimono (masakan yang direbus perlahan). Dashi bisa dibuat dari merendam kombu, shiitake dan niboshi di dalam air biasa selama beberapa jam dan direbus hingga hampir mendidih. Niboshi dashi dibuat hanya dengan merendam niboshi di dalam air setelah ikan dibuang kepala agar tidak pahit. Ichiban dashi adalah sebutan untuk dashi yang dibuat dari hasil saringan pertama sari kombu dan katsuobushi. Niban dashi adalah sebutan dari dashi yang dibuat dari kombu dan katsuobushi yang sudah diambil sarinya sewaktu membuat ichiban dashi. Kombu dashi dibuat dari rebusan